Untuk Respon lebih cepat, silakan anda menghubungi kami di sini. Support online 24 jam full
  • 031.878.512.51
  • 085.645.050.605
  • Jl. Rungkut Asri Utara RK5 Surabaya
Home » wisata surabaya » monumen kapal selam surabaya

monumen kapal selam surabaya

City rent sebagai jasa sewa mobil surabaya profesional selalu memberikan info tentang obyek wisata yang ada di surabaya ini.anda Jangan kaget kalau lagi asyik jalan-jalan keliling kota dikota Surabaya tiba-tiba menemukan kapal selam ‘terdampar’ di tepi Kali Mas. Kapal selam tersebut bukan sedang sandar melainkan memang sudah dialihfungsikan menjadi monumen dan museum.
Penampakan Monumen Kapal Selam. FOTO: Nonias Siahaan
Penampakan Dari Monumen Kapal Selam di Surabaya. 
Monumen Kapal Selam atau biasa disingkat Monkasel oleh warga surabaya setempat,terletak di Jalan Pemuda No. 39 Surabaya, persis di sebelah delta Plaza mall Surabaya. Selain sebagai tempat wisata alternatif bersifat edukatif, banyak warga memanfaatkan Monkasel untuk duduk-duduk dan bersantai kala sore karena monumen ini memiliki halaman yang sangat luas, lengkap dengan pohon rindang dan bangku taman.
Kapal selam yang dijadikan monumen ini dulunya merupakan salah satu Armada Divisi Timur yang bernama KRI Pasopati dan bernomor lambung 410. Kapal selam seberat 1300 ton ini merupakan tipe SS Whiskey Class yang dibuat di Vladivostok, Rusia, pada tahun 1952. Sepuluh tahun kemudian, kapal selam ini memulai tugas pertamanya bersama Angkatan Laut Indonesia dalam Operasi Alugoro untuk membebaskan Irian Barat. Kala itu, peranan yang dipegang oleh kapal selam ini adalah sebagai penghancur garis pertahanan musuh, pengawas, dan pengintai serta melakukan penyerangan secara diam-diam terhadap armada lawan.Ruang periskop di dalam Semenjak tahun 1998, usai diresmikan sebagai sarana wisata edukatif, pengunjung bisa menikmati bagian dalam kapal selam. KRI Pasopati memiliki 7 buah ruangan yang fungsinya berbeda. Masing-masing ruang tersebut turut dilengkapi peralatan teknis yang berbeda-beda pula. Salah satu ruangan yang paling menarik untuk dikunjungi adalah Ruangan Periskop, tempat periskop setinggi 9 meter bernaung yang dulu digunakan untuk mengintai lawan.
Selesai melihat ruangan-ruangan yang ada dan mendapatkan info tentang fungsi masing-masing alat dari pemandu, kamu bisa melanjutkan tur museum dengan menonton video dokumenter yang mengisahkan perjalanan Kapal Selam Pasopati 401 selama bertugas membelah lautan luas Indonesia. Untuk melihat video ini kamu tidak akan dipungut biaya lagi karena sudah termasuk dengan biaya tiket masuk sebesar Rp 5.000.untuk info yang belum lengkap dari kami anda bisa bertanya pada driver dari city rent sewa mobil surabaya atau pada marketing kami.
Back to top